Sunyi dalam Keramaian
Picture : Robi@leutuan Ada saatnya di mana orang-orang bertepuk tangan untuk kita, tetapi yang kita temukan adalah kilas balik perjalanan yang sangat sunyi dalam keramaian . Orang-orang tidak paham bagaimana kita memulai, juga tidak tahu sudah seberapa kali kita ingin berhenti saja. Baca Juga : Suara Anak Petani Langkah yang diseret terlalu jauh dari pulau ayah dan ibu, bukan perkara mudah. Ketakutan demi ketakutan kadang mengusik tanpa Jeda. Menyadari kehilangan tumpuan pulang saat tanjung dan selat jauh membentang seperti sebuah kegagalan besar kala itu, apalagi bertepatan dengan hari-hari menuju penghabisan. Tetapi mungkin adakalahnya kita mesti berbangga pada diri kita, bahwa ia tak lemah seperti yang kita pikirkan. Ayah, saya tersenyum untuk ini, kau berhasil mendidik lelakimu tumbuh menjadi kuat. Ibu, asap tungkumu telah menjadi parfum paling bernilai. Baca...