Aku dan Pesan Ayah
Aku dan Pesan Ayah
Karya : Hieronimus Robi

Picture: Yohanes Naya Leutuan
Suara HR🔊
Ayah adalah sosok yang hebat dan luar biasa dalam hidupku. Seorang perkasa yang bekerja keras dan banting tulang demi memenuhi kebutuhan keluarga. Seorang lelaki kuat yang selalu menjadi sandaran ditengah rapuhnya keluarga. Hingga segala permasalahan dalam keluarga ayah selalu sabar kemudian menghadapi dengan lapang dada dan selalu memiliki solusi terbaik dalam menyelesaikan masalah-masalah tersebut. Ketika ada masalah yang cukup serius, saya suka cara ayah dalam mencairkan suasana dan selalu berhasil mengundang tawa. Sosok pepmimpin yang berkharisma, dengan senyuman dan kata-kata bijakmu selalu membius masyarakat sekitar dalam hal-hal yang positif dan selalu memberikan keadilan layaknya memberikan kasih sayang dalam keluarga.
Masa lalu ayah selalu ayah ceritakan kepada saya dari kisah cinta ayah sampai menemukan Ibu hingga kisah-kisah perjuangan hidup ayah. Ayah selalu menekankan agar hidup dan menghidupi selalu berdasarkan pengalaman, baik pengalaman sendiri maupun pengalaman orang lain. Kenapa harus berdasarkan pengalaman??? Iya harus berdasarkan pengalaman karena dari pengalaman itulah kejadian-kejadian atau peristiwa buruk yang bersifat merugikan segera ditinggalkan dan pertahankan hal-hal yang baik dan terus melakukan yang terbaik untuk membantu banyak orang.
Baca juga :Suara Anak Petani
Melihat sekilas wajah ayah yang semakin hari semakin keriput, namun itulah wajah yang membesarkan kami, wajah yang ketika pertama kali kami hadir di dunia selalu ada untuk kami baik suka maupun duka, wajah yang sampai hari ini masih menjadi tulang punggung dalam keluarga. Sungguh besar tanggung jawab ayah, meski mempunyai tanggung jawab yang besar, baik di dunia maupun di akhirat. Ayah tidak pernah mengeluh dan selalu manjadi salah satu pondasi terkuat dalam keluarga. Satu kalimat yang sering ayah katakan untuk menguatkan saya adalah "Kamu Pasti Bisa tetapi kalau sudah bisa tetap rendah hati dan jangan pernah sombong"
Senyum ayah adalah senyum yang meyakinkan. Di kala saya di terpa duka, gunda gulana,dan dalam kesulitan hanya senyum ayah yang hadir untuk menguatkan dan membuat jiwaku menjadi tegar kembali. Sosok yang sangat berpengaruh tetapi ayah tidak mencari sensasi, sosok yang sangat hebat tetapi ayah tidak memberi tahu kepada orang-orang bahwa ayah adalah orang hebat, itulah bukti kerendahan hati yang secara tidak langsung ayah ajarkan kepada saya.
Samapai detik ini saya selalu membayang ayah sebangai sosok penyemangat yang selalu ada setiap aku mengeluh. Hingga sampai pada suatu malam yang sunyi, saya duduk di kursi perjuangan yang telah dipercayakan untuk meraih cita-cita yang telah di impikan bersama hingga melihat senyum kebahagiaan karena keberhasilanku. Namun kini saya masih melalui perjalanan yang cukup panjang dan harus berjuang melawan keegoisanku, kursi dimana saya harus melawan rasa malas yang selalu menghampiriku. Dengan tidak sengaja jemari tangan saya menggeser layar handphone, nampak terlihat gambarmu. Sontak saya pun tersenyum bahagia melihat senyummu seketika karena terlintas di pikiran saya, ayah sedang menyakinkan saya kalau ayah sedang baik-baik saja.
Ayah...
Setelah melihat gambar ayah secara jelas perasaan bahagia saya pun berganti menjadi sedih. Ayah tahu kenapa? Karena wajah ayah tak sama seperti wajah yang saya lihat terakhir waktu pulang libur. Tampak kulit ayah semakin mengeriput, Rambut dan kumis mulai memutih dan punggung ayah semakin membungkuk.
Baca juga : Prjuangan Seorang ayah
Apakah ini yang dimaksudkan dengan kata tua?, Apakah dibalik tatapanmu ini ada pesan tersirat yang mau ayah sampaikan kepada saya?
Saya tahu ada makna yang tersirat di balik senyum indahmu, Saya tahu ayah tidak mau mengatakan saya secara langsung karena ayah tak ingin melukai perasaan saya, saya tahu ayah menginginkan saya untuk lekas meringangankan bebanmu.
Ayah Maafkan aku anakmu yang belum bisa membahagiakanmu Ayah, maafkan saya anakmu yang selalu menuntut, maafkan saya anakmu yang selalu melukai perasaanmu.
Ayah,tetap kuat, tegar dan sehat selalu... Saya janji Saya akan segera membahagiakanmu Ayah.🙏
Baca juga : Membahagiakan Ayah
Pesan Ayah " Nak, Selalu sabar dan fokus dalam sekolahMu, Ayah selalu ada bersamaMu. Jadilah hatiMu Murni seperti emas, ketika di injak-injak dan di buang kedalam lumpur sekalipun kamu tetap Emas "
Komentar
Posting Komentar